Iklan



Redaksi
Sabtu, 01 Februari 2020, 10:39 WIB
Last Updated 2020-11-27T12:19:56Z
berita utamaPolres SinjaiPotong Alat Kelamin.

Diduga Potong Alat Kelamin, Anggota Polres Sinjai Bantu Warganya Ke Puskesmas

Advertisement


LINTASNEWS.ONLINE, SINJAI — Anggota  Polsek Bulupoddo Polres Sinjai AIPDA Asriadi dan Bripka Agus Salim bersama petugas Puskesmas Bulupoddo mendatangi TKP dan mengavakuasi warga atas nama Znd umur 45 tahun, alamat Dusun Bola I, Desa Duampanue, Kecamatatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai.

Mendapat laporan dari masyarakat dan Petugas Puskesmas Bulupoddo bahwa warga atas nama Znd yang diduga mengalami gangguan jiwa dan memotong alat kelaminnya sendiri dengan sebilah sabit miliknya.

Petugas kepolisian pun bersama petugas Puskesmas serta masyarakat langsung bertindak sigap dan mengevakuasi pelaku yang diduga akan mengancam jiwanya sendiri.

Menurut keterangan warga setempat, Zdn diduga memotong alat kelaminnya pada malam hari dan nanti ditemukan pada esok sorenya di sebuah rumah kebun miliknya di dusun Bola I, Desa Duampanue, Kecamatatan Bulupoddo Kabupaten Sinjai.

Keluarga Znd melaporkan ke Kantor Polsek Bulupoddo dan Puskesmas, saat Zdn hendak dievakuasi ke mobil Ambulance sempat menolak namun tetap di Bujuk oleh Aipda Asriadi, Akhirnnya Anggota Polsek dibantu Petugas Puskesmas dan masyarakat berhasil mengavakuasi dan mengawal Zdn kepuskesmas Bulupoddo untuk dilakukan penanganan medis.

Dokter Anita selaku dokter pemeriksa pada Puskesmas Bulupoddo menerangkan bahwa luka pada alat vital pasien Zdn cukup serius sehingga petugas puskesmas melakukan upaya penanganan medis dengan memasang infus, rawat luka, bebat tekan dan pemberian injeksi anti nyeri untuk menstabilkan kondisi pasien.

"Kini korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sinjai untuk memperoleh penangan medis yang lebih intensif," ungkapnya.

Kepala Dusun Bola I Desa Duampanuae Kec.Bulupoddo Abdullah mengucapkan terima kasih kepada petugas Kepolisian dan Puskesmas Bulupoddo atas bantuannya mengamankan dan mengantar warganya ke Puskesmas untuk memperoleh penanganan medis sehingga jiwanya dapat tertolong.