Iklan



Redaksi
Kamis, 29 Oktober 2020, 22:05 WIB
Last Updated 2020-11-25T17:31:25Z
ISLAMNASIONAL

Maulid Nabi Muhammad SAW, Momen Bersejarah Bagi Umat Islam

Advertisement


LINTASNEWS.ONLINE, -- Tepat 29 Oktober 2020 ini, warga Indonesia memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.


Momen bersejarah ini, saatnya seluruh warga dimuka bumi mengenal sosok Nabi Muhammad SAW merupakan sosok bayi yang mulia lahir ke dunia. 


Nama sang Ayah, Abdullah bin Abdul Muthalib, menamai putra yang dilahirkan sang istri, Aminah, itu Muhammad.


Lahirnya bayi yang kemudian menjadi Nabi ini merupakan momentum yang disambut penuh keceriaan oleh umat Islam sedunia. 


Mereka pun memperingatan hari Maulid Nabi Muhammad SAW dengan cara masing-masing.


Peringatan itu kemudian selalu digelar pada tanggal 12 atau 13 Rabi'ul Awal oleh pemerintah. Biasanya diisi ceramah, pembacaan ayat suci Alquran, serta pemberian hadiah.


Peringatan ini dianggap sebagai wadah paling efektif dalam menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW dan Islam. Selain itu juga membangkitkan semangat jihad pasukan Islam.


Catatan lain menyebut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga digelar pada masa Dinasti Ayyubiyah di abad 10 Masehi. Tujuannya untuk memicu semangat mencontoh pribadi Nabi.


Hingga saat ini, peringatan Maulid Nabi tetap digelar di sejumlah negara. Bahkan di Irak dan Mesir, peringatan ini digelar dengan sangat meriah dalam bentuk festival.


Umat Islam di Indonesia sendiri hingga saat ini terus menggelar perayaan Maulid Nabi. Ini karena Maulid Nabi adalah momentum untuk terus meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW, Nabi Akhir Zaman.


Ia lahir di rumah Abu Talib, Makkah Al-Mukarramah. Pada usia 6 tahun, Ibunya Aminah binti Wahab sakit dan meninggal dunia di Al-Abwa, sebuah kampung yang terletak di antara Makkah dan Madina.


Kemudian Muhammad dirawat oleh Ummu Aiman dan dibiayai oleh kakeknya, Abdul Muttalib.


Muhammad baru menerima wahyu pertama di usia 40 tahun. Ia menerima wahyu pertama di gua Hira. Di sanalah ia sekaligus dilantik menjadi nabi dan Rasul akhir zaman.


Saat berusia 53 tahun, Ia hijrah ke Madinah Al-Munawwarah dengan ditemani oleh Saidina Abu Bakar Al-Siddiq. Sampai ke Madinah pada tanggal 12 Rabiulawal atau 24 September 622M.


Muhammas SAW wafat di usia 63 tahun di Madinah Al-Munawwarah pada hari Isnin, 12 Rabiulawal tahun 11Hijrah atau 8 Juni 632 Masihi.


Sosok Nabi Muhammad SAW


Nabi Muhammad merupakan tokoh penting dalam sejarah agama Islam. Nabi Muhammad dapat dikatakan, seluruh umat muslim pasti sudah mengenal sosok seorang nabi dengan segala kebaikan dan kerendahan hatinya ini.


Beliau pun disebut sebagai utusan Allah yang menjadi tauladan seluruh umat muslim di dunia. Baik itu zaman kenabian hingga zaman modern saat ini.


Nabi Muhammad SAW sendiri merupakan nabi paling akhir yang diutus Allah untuk menuntun umat di dunia. Di mana Allah menjadikan Nabi Muhammad sebagai nabi penutup dan tidak ada lagi nabi setelahnya yang menjadi utusan Allah.


Hal inilah yang menyebabkan Nabi Muhammad mempunyai sebutan sebagai Khataman Nabiyyin, atau nabi paling akhir. Sebagai utusan Allah paling akhir, Nabi Muhammad menyempurnakan ajaran Allah yang telah disampaikan oleh nabi-nabi sebelumnya.


Perjalanan Nabi Muhammad tidak lepas dari upaya menyeru seluruh umat manusia agar beribadah kepada Allah dan menunjukkan mereka jalan yang lurus dalam urusan dunia maupun akhirat.


Nabi Muhammad pun mendapatkan wahyu yang luar biasa dari Allah SWT berupa petunjuk bagi Nabi Muhammad untuk membaca kitab suci Al-Quran agar terang dalam menjalani kehidupan.