Iklan



Redaksi
Sabtu, 13 Maret 2021, 22:44 WIB
Last Updated 2021-03-13T14:44:20Z
PERISTIWAREGIONAL

Akun WhatsApps Mantan Sekretaris Inspektorat Sidrap Dibajak

Advertisement
Purnabakti Sekertaris Inspektorat Kabupaten Sidrap


LINTASNEWS.ONLINE, SIDRAP
-- Aksi penipuan dengan membajak atau meng-hack nomor aplikasi Whatsapp kembali terjadi di Sidrap. Kali ini korbannya adalah Mustaid Halede, mantan ASN atau Purnabakti Sekertaris Inspektorat Kabupaten.


Akun Whatsapp Mustaid dibajak untuk meminta sejumlah uang dan pulsa kepada pejabat ASN di lingkungan Pemkab Sidrap


Purnabakti Sekertaris Inspektorat Sidrap, Mustaid Halede, menuturkan, awalnya modus pelaku mengirim pesan mengaku sebagai orang penting mengatasnamakan, Ali Mazi dan menggunakan foto Gubernur Sulawesi Tenggara.


Aksinya adalah meneror korban dengan meminta sejumlah uang dan pulsa ketika tak di Gubris, pelaku  akan mengancam korban.


"Untungnya, hingga hari ini tak belum ada korban dari pelaku tersebut," kata Mustaid.


Mustaid, mengatakan awalnya percaya waktu melihat akun pejabat tersebut karena dari foto profil pelaku banyak kegiatan pemerintahan, namun setelah mendapat pesan meminta uang dan pulsa dari pelaku, korban mulai curiga dan kemudian tak menuruti ancaman pelaku. Namun secara tiba-tiba aplikasi WA-nya menghilang.


Tak lama kemudian, pelaku memulai aksinya  membajak WA dan memanfaatkan kesempatan untuk meminta sejumlah uang dan pulsa melalui group WA yang mana akun WA tersebut masih tergabung di group WA yang isinya tergabung beberapa Pejabat dan ASN lingkup Pemkab Sidrap


Beruntung beberapa rekan-rekan korban yang menerima pesan tersebut, langsung mengkonfirmasi kebenaran chat pesan tersebut sehingga tak menjadi korban penipuan.


"Kebetulan WA saya masih tergabung di group dan instansi yang dulu tempat saya bertugas, dan pelaku memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meminta bantuan sejumlah uang dan pulsa kepada rekan saya" ujar Mustaid.


Terkait ini, Mustaid mengaku sampai sekarang belum bisa mengakses WA. Iapun meminta kepada rekan yang ada dikontak WA nya untuk tidak meladeni chat yang mengatasnamakan dirinya.


"Jadi hati2 kepada teman2 yang mendapat chat dari WhatsApp saya dan juga lebih berhati2 untuk memasang nomor hp di profil sosmed. Terima kasih" tulisnya lagi di akun facebook @Mustaid.


Kasus tersebut sudah ia sampaikan ke rekan-rekannya, Iapun juga berencana melaporkan hal tersebut kepihak kepolisian apabila pelaku masih terus melakukan aksinya meminta sejumlah uang dan pulsa. Ini untuk menjaga nama baik dan menghindari hal yang dapat merugikan orang lain. (red)