Iklan



Redaksi
Rabu, 11 Agustus 2021, 13:16 WIB
Last Updated 2021-08-11T05:16:50Z
KESEHATANREGIONAL

Patuhi Prokes Covid-19, Angka Kematian di Sidrap Melonjak Naik

Advertisement


LINTASNEWS.ONLINE, SIDRAP -- Pandemi Covid-19 di Kabupaten Sidrap menimbulkan banyak kematian. Paling banyak menimpa warga Kecamatan Maritengngae, ada 21 orang.


Sejak Pandemi Covid-19 berlangsung, terdapat 493 warga pernah terkonfirmasi positif Covid-19, 403 orang diantaranya berhasil disebuhkan.


Jika merujuk data tim satgas Covid-19 yang terbaru (Selasa, 10 Agustus 2021), masih ada 69 orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 di daerah perkotaan itu.


Sebanyak 60 orang diantaranya memilih menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing, sedang 9 orang lainnya, dirawat di rumah sakit.


Angka kematian tertinggi kedua di Sidrap akibat Covid-19 yakni Kecamatan Baranti. 

Di wilayah utara Bumi Nene Mallomo itu, sudah ada 15 warga meninggal dunia sejak Pandemi ini berlangsung.


Satgas Covid-19 Pemkab Sidrap mencatat, terdapat 149 warga pernah dinyatakan positif Covid-19 di wilayah itu, lalu 100 orang dintaranya berhasil disembuhkan.


Untuk saat ini, masih ada 34 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 disana. 30 orang diantaranya menjalani isoman dan 4 orang lainnya dirawat di rumah sakit.


Adapun posisi ketiga tingkat kematian tertinggi di Sidrap dialami warga di Kecamatan Watang Pulu.


Di bagian barat kota beras Sidrap itu, terdapat 6 orang sudah meninggal dunia. Dari 165 warga yang pernah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, 141 orang diantaranya telah berhasil disembuhkan.


Kini, masih ada 16 orang di wilayah itu terkonfirmasi positif Covid-19, 14 orang diantaranya menjalani isoman, dan 2 orang lagi dirawat di rumah sakit.


Dari 11 kecamatan yang ada di Sidrap, Kacamatan Kulo nyaris keluar dari kondisi krisis Pandemi Covid-19 ini.


Di wilayah utara Sidrap itu, sisa 3 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Padahal sebelumnya, pernah ada 45 orang yang terpapar coronavirus 


Pemkab Sidrap, melalui Jubir Satgas Covid-19, Dr Ishak Kenre SKM MKes mengatakan, coronavirus sudah menyebar di seluruh kecamatan di Sidrap. 


"Sejak Pandemi Covid-19 terjadi, sudah ada 1.296 warga pernah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19," ujarnya, Rabu, 11 Agustus 2021.


Secara keseluruhan, sambung Dr Ishak, kasus aktif Covid-19 yang tercatat hingga kemarin, sebanyak 255 kasus.


Adapun perinciannya, sebanyak 222 orang menjalani isolasi mandiri, lalu 33 orang menjalani perawatan di rumah sakit rujukan.


Dr Ishak mengatakan, dalam hitungan persentase, angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sidrap, berkisar 20 persen. Tergolong tinggi.


Untuk itu, Dr Ishak tak hentinya menekankan ke masyarakat bahwa Covid-19 belum usai. Dia pun mengajak masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) dalam keseharian.


“Mari kita tetap patuhi prokes dan sampaikan juga ke kerabat untuk melakukannya. Jaga diri dan orang lain dengan menerapkan prokes, selalu-ki pakai masker, bersihkan tangan dengan sabun maupun handsanitaser, jaga jarak dan hindari kerumunan,” kata Dr Ishak


Selain ikhtiar dengan menjalankan prokes, ikhtiar lain yang juga dilakukan oleh pemerintah yakni melalui program vaksinasi. 


Dr Ishak meminta masyarakat turut mensukseskan dua ikhtiar tersebut, “Selain usaha-usaha (ikhtiar) tersebut, mari kita berdoa agar pandemi ini segera usai,” pintanya.(red)