Iklan



Azka Rahman
Kamis, 19 Agustus 2021, 15:23 WIB
Last Updated 2021-08-19T07:24:38Z
ORGANISASI

PD Nasyiatul Aisyiyah Sidrap Silaturrahim Dengan Pimpinan Baznas Sidrap, Ini Tujuannya

Advertisement

LINTASNEWS.ONLINE, SIDRAP - Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Sidenreng Rappang bersilaturahim ke kantor Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sidenreng Rappang. Sebagai salah satu organisasi keperempuanan, Nasyiatul Asyiyah secara nasional melakukan gerakan taawun salah satunya adalah tanggap bencana. 


Dalam pertemuannya dengan Pimpinan Baznas Sidrap itu, Ada dua poin penting dalam silaturahim tersebut, yang pertama memperkenalkan organisasi Nasyiatul aisyiyah sebagai organisasi ramah perempuan dan anak. Nasyiatul aisiyiyah siap diajak bekerjamasa dalam menjalankan program Baznas. Yang kedua Nasyiatul Aisyiyah memberikan rekomendasi nama-nama masyarakat kurang mampu yang belum memperoleh bantuan sama sekali baik itu bantuan langsung maupun bantuan paket sembako selama pandemi covid-19.


"Kami berharap dapat melindungi dalam program-program baznas dan juga melakukan survei kepada nama-nama yang telah pasti pasti", ungkap Ketua Nasyiatul Aisyiyah, Rusnaini di Halaman Kantor Baznas Sidrap, Pangkajene, Kamis (19/08/2021).


Silaturahim dipimpin langsung oleh ketua Baznas Kab. Sidrap H. Mustari, beliau menyambut baik kedatangan salah satu Organisasi otonom Muhammadiyah itu.


"Kami bersyukur jika ada organisasi yang membantu menjangkau masyarakat yang memerlukan bantuan di kabupaten Sidrap, kami menerima rekomendasi ini dan akan melakukan survei sebelum memberikan bantuan". Ungkap Ketua Baznas Sidrap, H. Mustari.


Selain itu Nasyiatul Aisyiyah juga fokus pada advokasi kasus kekerasan perempuan dan anak, hal tersebut disampaikan Sekretaris PD Nasyiatul Aisyiyah Sidrap Yayuk Astuti.


Dalam mengawal kasus kekerasan perempuan dan anak, ada beberapa faktor penyebab salah satunya adalah faktor ekonomi dan alur pelaporan jika masyarakat kejadian kasus dari keluarga tidak mampu.


"Kasus kekerasan perempuan adalah kasus-kasus yang dijaga kerahasiaannya demi menjaga psikologi sosial korban maupun keluarga tersangka sehingga ketika menemukan kisah-kisah kekerasan dari keluarga kurang mampu besar harapan kami Baznas bisa membantu." ungkap sekretaris nasyiatul Aisyiyah, Yayuk Astuti.


Oleh pihak Baznas merespon dengan baik pernyataan tersebut, "asalkan sesuai alur, tentu kami akan mempelajari proposal dan membantu masyarakat", sambung Ketua Baznas Sidrap.