Iklan



Fery Sirajuddin
Kamis, 30 September 2021, 14:26 WIB
Last Updated 2021-09-30T13:11:30Z
DAERAHREGIONAL

DPK UMKM Sidrap dan UP3 PT PLN (Persero) Pare-Pare mensosialisasikan kompor induksi

Advertisement

 




LINTASNEWS.ONLINE,SIDRAP--Bertempat di Rumah BUMN, Jalan Pacekke Kelurahan Majelling,Kecamatan Maritengngae Sidrap, DPK UMKM Naik kelas yang diketuai Hj.Anita Mahmud Yusuf bekerja sama UP3 PT PLN (Persero) Pare-Pare mensosialisasikan kompor induksi (kompor listrik)  Kamis 30 Septeber 2021.


Acara ini dibuka langsung oleh Ketua DPK UMKM Sidrap Hj.Anita Mahmud Yusuf dan Turut Hadir dalam sosialisasi ini Kadis Perdagangan, Staf Ahli Patahangi, Yusran Hanafi sebagai perwakilan dari BappeLitbanda, Perwakilan Bank Mandiri Sidrap, serta Pelaku  UMKM


"Pada era globalisasi saat ini, teknologi sangat berperan aktif dalam kehidupan masyarakat," ungkap Anita



Teknologi akan membawa perkembangan dan terobosan baru, contohnya kompor dan mobil dengan menggunakan daya listrik.


Senada dengan menejer PT PLN (Persero) UP3 Pare Pare bahwa pihaknya akan terus memperkenalkan serta mengajak masyarakat untuk beralih dari penggunaan kompor gas ke kompor induksi.


Menurut Manajer PT PLN (Persero) UP3 Pare Pare, Rizky ardiana bayuwerty

 sosialisasi penggunaan kompor induksi di masyarakat harus ditingkatkan dan massif untuk menambah pengetahuan masyarakat terhadap manfaat yang dapat diperoleh dengan penggunaan kompor induksi.


Manager UP3 Pare Pare mengatakan, salah satu kelebihan dari penggunaan kompor listrik yaitu masalah keamanan karena terhindar dari bahaya kebakaran seperti pada penggunaan kompor gas. Selain itu, penggunaan kompor listrik juga lebih mudah karena energi listriknya sudah disediakan oleh PLN.


"Aman di sini dalam makna secara lebih luas, adalah dari segi energi buang, maka menggunakan energi listrik dalam memasak, sekaligus juga berarti aman, dalam arti, praktis tidak ada gas buang (reduksi) yang akan mengakibatkan polusi," ujar Rezky



Rizky juga menjelaskan, dengan menggunakan kompor induksi setidaknya akan menghemat pengeluaran untuk memasak, hal itu tentunya telah dibuktikan saat pelaksanaan demonstrasi memasak dengan menggunakan kompor induksi dan diukur menggunakan kWh meter pembanding.


Hal ini sebagai langkah konkrit efisiensi energi dan ramah lingkungan.


“Kami telah mencoba memasak dengan menggunakan kompor induksi selama 1 jam dan listrik yang dihabiskan hanya 2 kWh atau setara dengan Rp 1877," kata -- Manager  PLN UP3 Manager Pare-Pare Kamis 30 September 2021.


Penggunaan dari kompor induksi ini, kata dia, memiliki beberapa keunggulan, yaitu Aman, Bersih, Cepat, Dapat Diatur dan Efisien, atau lebih dikenal dengan ABCDE.


Untuk kompor induksi tersebut bisa dibeli di beberapa di toko elektronik yang ada di 



"Namun tidak mudah merubah kebiasaan masyarakat luas untuk ikut bersama-sama menuju era electrifying life style secara cepat, akan tetapi proses saat ini menjadi peluang utama sebagai tahap pengenalan," ungkap Rizky


Ditempat yang sama Hj.Anita Mahmud Yusuf mengharapkan agar semua instansi yang terkait agar meberdayakan pelaku UMKM agar naik kelas , baik dari sisi perijinan, Keshatan, pemasaran dan permodalan



Usai memberikan penjelasan tersebut, pihak PLN UP3 Pare Pare mengajak Ibu Wakil Bupati Sidrap mencoba Kompor listrik (*)