Iklan

Azka Rahman
Senin, 07 Maret 2022, 14:25 WIB
Last Updated 2022-03-07T12:19:36Z
POLITIKREGIONAL

Nasyiatul Aisyiyah Sidrap Gelar Dialog Keperempuanan Bersama Bawaslu

Advertisement

LINTASNEWS.ONLINE, SIDRAP -- Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Sidrap gelar Dialog Keperempuanan, kegiatan tersebut mengarah dengan Bawaslu Kabupaten Sidrap dengan Tema "Eksalasi Partisipasi Perempuan dalam Politik/Pemilu".

Dialog yang laksanakan pada Senin, (7/3/2022) tersebut dilaksanakan di aula Lantai 1 Fisip Universitas Muhammadiyah Sidrap.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut MOU Bawaslu dengan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Sidrap.

Nasyiatul Aisyiyah yang menginisiasi kegiatan dialog ini sebagai bagian dari peningkatan kapasitas Perempuan dalam hal Demokrasi sebagaimana Visi Besar Nasyiatul Aisyiyah secara Nasional yakni Keluarga Muda Tangguh, dan salah satu pilarnya adalah pilar demokrasi.


"Dialog keperempuanan ini merupakan hasil elaborasi Rumusan Keluarga Muda Tangguh Pilar Demokrasi dengan MOU Kerjasama Nasyiatul Aisyiyah dengan Bawaslu. Kami bersyukur bisa bekerja sama untuk memberikan pendidikan demokrasi kepada Perempuan khususnya Angkatan Muda Muhammadiyah Putri". Kata Ketua Nasyiatul Aisyiyah Sidrap, Rusnaini, S.Pd. pada sambutannya.

Sementara itu komisioner Bawaslu Andi Syaiful, S.Sos., M.A.P yang juga sebagai narasumber menyampaikan.

"Bawaslu sangat berharap dari kalangan Pemuda seperti Nasyiatul Aisyiyah ini mampu melibatkan diri dalam pencegahan pelanggaran pemilu seperti contoh Politik Uang yang masih marak di tengah-tengah masyarakat. Keterlibatan Pemuda sangat diharapkan dalam pengawasan partisipatif" tegas Andi Syaiful.

Pemateri pada dialog tersebut antara lain ibu Hj. Andi Astinah Adnan, S.S., S.Pd., M.Si. (Akademisi, Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Sidrap) Beliau membahas tentang Kiprah politik perempuan dalam Islam dan Barat. Narasumber kedua adalah Rasmawati, SE. (Komisioner KPU Kab. Sidrap) beliau memaparkan tentang peran perempuan dalam menjaga hak pilih masyarakat. Narasumber ketiga, Andi Syaiful, S.Sos., M.A.P. (komisioner kab. Bawaslu) menyampaikan tentang peran perempuan dalam mencegah pelanggaran pemilu. Narasumber terakhir yakni Sumarni Susilawati, S.Si., M.Si. (ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah) memaparkan tentang peluang dan tantangan perempuan dalam demokrasi. (*)

Dialog ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan perempuan terkait demokrasi dan mampu melakukan pembacaan potensi masing-masing. Perempuan terus melakukan upgrading kapasitas, memposisikan diri pada ruang publik dan domestik.