Iklan

Fery Sirajuddin
Minggu, 03 Juli 2022, 19:49 WIB
Last Updated 2022-07-04T07:51:10Z
DAERAHREGIONAL

Amiruddin Dilaporkan KePolisi Oleh Waria Atas Dugaan Penghinaan di Medsos Facebook

Advertisement

 


LINTASNEWS.ONLINE, SIDRAP -- Sejumlah Wanita Pria (Waria) di Kabupaten Sidrap angkat bicara soal postingan video yang beredar dugaan penyerangan waria terhadap warga.


Hj Agustina, salah satu perwakilan waria sangat menyayangkan video yang beredar tersebut terpotong-potong dan tidak full dari awal kejadian.


Jadinya, hanya memperlihatkan seolah-olah oknum waria yang melakukan penyerangan terhadap zainuddin bersama Amiruddin. 


"Harusnya itu video tidak terpotong-potong. Supaya kejadiannya bisa dilihat semua, apa sebenarnya yang terjadi saat itu sehingga tidak terkesan waria yang disalahkan," ucapnya, Minggu, 3 Juli 2022.


Hj Tina sapaan akrabnya menyampaikan kebenarannya, bahwa rekan-rekan waria mendatangi tempat penjualan ayam Amiruddin Beddu di pasar Tanru Tedong, Kecamatan Dua Pitue, Sidrap, Sabtu, 2 Juli 2022.


Saat itu, mereka datang untuk bersilaturahim serta minta klarifikasi soal postingan dugaan penghinaan yang ditujukan kepada waria oleh Amiruddin Beddu dan Zainuddin.


"Waria datang baik-baik dan mengucapkan salam saat tiba ditempat itu. Malah mereka yang tidak membalas salam yang diucapkan teman-teman waria," ujarnya.


Adapun postingan Amiruddin Beddu di Media Sosial (Medsos) yang menyinggung perasaan waria di Sidrap yakni dengan tulisan "Perlu diketahui bahwa saudara kita waria itu dalam pandangan Islam itu mereka sakit, binatang saja mampu membedakan mana alat reproduksi yg sah dan mana dubur. La waria itu bersenggamanya lewat dubur. Padahal itukan tempat lewatnya semua kotoran jadi sadarlah agar tidak kena kutukan Allah".


Sementara, Zainuddin Longgong menulis "Tidak mungkin klau saya punya acara mau pakai waria krena satu saja waria masuk di rumh 40 hari kita tdk akan mendapatkan Reski yg berkah".


"Nah, postingan itulah yang sebenarnya mau dimintakan klarifikasi kepada mereka berdua. Tapi mereka seolah-olah tidak senang didatangi, bahkan Zainuddin itu mengusir dengan tidak terhormat sehingga datang seorang rekan waria lakukan pembelaan," ucap Hj Tina.


Lebih lanjut, Hj Tina mengaku bahwa soal gagalnya Fashion Show Waria di Tanru Tedong pada 25 Juni 2022 lalu, tidak ada hubungannya dengan kejadian saat ini.


"Jadi ini kejadian murni dugaan penghinaan terhadap waria atas postingan Zainuddin dan Amiruddin. Dan kami juga sudah lapor kepada pihak kepolisian atas dugaan penghinaan tersebut," ujarnya.


Hj Tina melanjutkan, bahwa usai kejadian pihak Polsek Dua Pitue memanggil kedua belah pihak, namun saat di Polsek Amiruddin mencoba melarikan diri dengan berpura-pura ke toilet hingga akhirnya diamankan didepan Polsek.


Amiruddin dilaporkan kepada polisi oleh waria atas dugaan penghinaan yang dilakukan di media sosial Facebook. (Fers)