Iklan

Fery Sirajuddin
Rabu, 14 September 2022, 18:07 WIB
Last Updated 2022-09-14T10:07:56Z

29 Ekor Kambing Warga Diduga Mati Akibat Cuaca, Bukan PMK

Advertisement

 


LINTASNEWS.ONLINE,SIDRAP-- Berita terkait kematian 29 ekor ternak kambing warga di Desa Lombo, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap, Sulsel diduga mati akibat perubahan cuaca dan dipastikan bukan karena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).


Hal itu diketahui setelah Kapolsek Pitu Riase, IPTU Antonius Pasake yang menjelaskan hasil kegiatan pengecekan dilapangan terkait kasus kematian puluhan ternak kambing warga, Rabu (14/9/2022).


"Yang berangkat kelokasi yaitu, Bhabinkantibmas Desa Lombo, BRIPKA M Iqbal Zainuddin bersama PPK Pitu Riase, H Rahman dan penyuluh peternakan Kecamatan Pitu Riase, Syamsuddin,"ujar Kapolsek Anton.


Dari hasil kegiatan tersebut, tim yang melakukan pemeriksaan terkait kematian ternak kambing itu disebabkan terjadinya perubahan cuaca sejak dari daerah asalnya hingga tiba didaerah ini.


"Puluhan ternak bantuan dari Dinas Peternakan Sidrap ke sejumlah kelompok ternak diwilayah ini yang berasal dari Sulawesi Barat (Sulbar) tidak dapat beradaptasi dengan cuaca dingin yang ada didaerah ini, sehingga terjadi.kamatian,"jelas Kapolsek.


Menurutnya, kematian puluhan ternak kambing warga, tidak ditemukan adanya gejala PMK, namun kematian itu disebabkan kurangnya kebersihan kandang ternak.


"Giat yang dilakukan tim tersebut, menghimbau kepada seluruh warga yang memilik ternak kambing dan sapi, agar tetrus menjaga kebersihan kandang serta tetap waspada dengan kondisi cuaca akibat tingginya curah hujan,"pesan Kapolsek Antonius.


Sekedar diketahui, jumlah ternak kambing warga yang sudah mati. sebanyak 29 ekor. Adapun nama warga pemilik kandang yaitu, Andi Aso sebanyak  22 ekor, Saharuddin.  sebantak 4 ekor dan Putrawan sebanyak 3 ekor. (Fers)