Iklan

Fery Sirajuddin
Kamis, 08 September 2022, 14:56 WIB
Last Updated 2022-09-08T07:21:48Z
DAERAH

Kadisdukcapil Sidrap Tutup Mulut Terkait Dugaan Kebocoran Data Kepedudukan Secara Nasional

Advertisement

 


LINTASNEWS.ONLINE, SIDRAP -- Sebanyak 105 juta data kependudukan warga Indonesia diduga bocor dan dijual di forum online "Breached Forums".


Data tersebut dijual oleh anggota forum dengan username "Bjorka" dalam sebuah postingan di situs Breached Forums, berjudul "INDONESIA CITIZENSHIP DATABASE FROM KPU 105M" (database kependudukan Indonesia dari KPU 105 juta).


Bjorka merupakan akun yang sama yang membocorkan data pelanggan IndiHome dan menjual 1,3 miliar nomor HP dan NIK pelanggan seluler Indonesia.


Dari 105 juta data kependudukan yang diduga bocor itu, tidak menutup kemungkinan juga terdapat data kependudukan warga di Kabupaten Sidrap.


Terkait hal tersebut, Kadisdukcapil Sidrap, Patahangi Nurdin saat dihubungi 08/09/2022, dinilai tutup mulut, dan tidak mengomentari terlalu jauh persoalan ini.


Tak hanya itu, mantan Kadis Peternakan Sidrap itu juga menolak panggilan bahkan Patahangi menulis ke media " Apa dasar ta mengatakan ada kebocoran data,".Kamis 08/09/2022


Padahal, media hanya mencoba meminta tanggapan soal keamanan data kependudukan, khususnya di Sidrap. 


Sebab, secara nasional data kependudukan diduga bocor, bahkan banyak konter-konter Handphone diduga mengantongi data kependudukan sebagai persiapan registrasi SIM card kartu perdana.


Disisi lain, diduga sebanyak 105 juta data kependudukan bocor diklaim berasal dari KPU. Itu diunggah tak lama setelah Bjorka mengunggah pesan balasan untuk Kominfo, "Stop Being an Idiot", setelah diminta "jangan menyerang" seperti dikutip dari kompas.


Terkait hal tersebut, Ketua KPU Sidrap, Syamsuddin Saleng mengatakan, bahwa tidak tahu menahu soal kebocoran data kependudukan secara nasional.


Kendati demikian, kata dia bahwa khusus di data pemilih di KPU Sidrap dijamin keamanannya.


"Kalau data kependudukan atau pemilih di KPU Sidrap itu kami jamin keamanan dan tidak akan bocor kepada siapapun," tandasnya. (Fers)