Iklan

Fery Sirajuddin
Senin, 05 September 2022, 20:12 WIB
Last Updated 2022-09-05T12:12:30Z
DAERAH

Pa'Taksi Gabah : BBM Naik Tidak Jadi Masalah, Ribetnya Yang Jadi masalah

Advertisement

 


LINTASNEWS.ONLINE,SIDRAP--Keputusan Presiden yang menaikkan beberapa harga jenis Bahan Bakar Minyak (BBM), sebagian masyarakat tidak mempersoalkan, namun ribetnya yang dikeluhkan warga.



Warga mengakui keputusan tersebut sudah pasti melalui pertimbangan matang dari pemerintah, namun yang jadi masalah, setiap pelanggan harus menggunakan HP yang terdaftar di akun Pertamina.


Hal inilah yang dinilai ribet, karena tidak semua warga memiliki fasilitas atau HP yang dapat mengakses akun My Pertamina, khususnya yang tinggal di daerah pedalaman.


“Jangankan HP Android, HP biasa saja kami tidak punya, karena terbatasnya jaringan telepon, sehingga pemerintah diminta untuk meninjau kembali keputusan itu,” ujar Kabul yang diamini sejumlah warga lainnya yang lagi antri di salah satu SPBU di daerah ini, Senin (5/9/2022).


Menurut Kabul yang berprofesi sebagai pengendara motor taksi (Motor pemuat gabah), pembelian BBM jenis Pertalite di setiap SPBU, tentu sangat membatasi usaha kami, karena harus mendaftarkan STNK kendaraan, sementara motor kami hanya motor kanibal yang khusus digunakan disawah.


Kami sebagai rakyat kecil jangan dipersulit lagi, kami hanya mencari makan buat keluarga yang bersifat musiman saja, sehingga penerapan penggunaan HP android sebaiknya ditiadakan, karena harganya sudah naik, walaupun hal tersebut dinilai sangat memberatkan,”pintanya.



Ia menambahkan, kenaikan harga sejumlah jenis BBM ini, tentunya akan berpengaruh pada komoditas lainnya yang juga pasti akan menjadi beban dalam membiayai kebutuhan hidup keluarga kami. (Fers)