Iklan

Fery Sirajuddin
Kamis, 01 September 2022, 11:44 WIB
Last Updated 2022-09-02T01:48:37Z
DAERAH

Warga Sidrap Ragukan Kualitas Drainase Jalan Provinsi, Diduga Pakai Campuran 1-6

Advertisement



LINTASNEWS.ONLINE, SIDRAP -- Warga Kelurahan Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan meragukan kualitas pengerjaan proyek drainase saluran air jalan provinsi.


Dari pantauan dilokasi, Kamis, 1 September 2022, tepatnya jalan poros Amparita-Allakuang, beberapa warga mendatangi tukang yang mengerjakan drainase tersebut.


Warga bertanya terkait kualitas drainase tersebut. Pasalnya, ada warga yang melihat mereka saat melakukan campuran semen dan pasir.


Mereka diduga menggunakan campuran 1-6. 1 sak semen merk Bosowa kemasan 40 Kg dan 6 gerobak pasir.


Dilokasi, sempat terjadi ketegangan antara pengawas dan warga. Pengawas berkilah bahwa tukang menggunakan campuran 1-4 atau 1-5. Bukan 1-6 atau 1-7, seperti yang disampaikan warga.


"Itu tukang kami gunakan campuran 1-4 atau 1-5. Itu berdasarkan perintah dari pelaksana teknis pengerjaan drainase saluran air jalanan provinsi," kata Ipul.


Ipul mengatakan, bahwa pihaknya hanya menerima peritah. Proyek ini dikerjakan oleh PT Alam Jaya Papua, satu paket dengan jalan provinsi yang ada di Kabupaten Pinrang.


Sehari sebelumnya, salah satu warga di sekitar pengerjaan drainase tersebut meminta yang ada didepan rumahnya ditambahkan 4 sak semen.


"Ini saya minta kemarin tambahkan 4 sak semen untuk didepan rumah saya supaya kualitasnya bagus dan kuat. Sebab nantinya mau dibuatkan jembatan untuk kendaraan bolak balik masuk," ucap warga. 


Tak sampai disitu, tukang diduga tidak melakukan penggalian tanah untuk pemasangan batu. Mereka langsung pasang dan menempelkan pada kedua sisi kiri dan kanan tanah bekas galian excavator. (Fers)