Iklan

Sabtu, 15 Oktober 2022, 09:46 WIB
Last Updated 2022-10-19T04:43:01Z
OPINIORGANISASIPENDIDIKAN

Unisan Peringati Maulid Nabi

Advertisement
Civitas Akademika Unisan Sidrap Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2022

Universitas Ichsan Sidenreng Rappang menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444H/2022, di Aula Unisan Sidrap, Jum'at (14/10).

Hadir dalam kegiatan itu, Rektor Unisan Sidrap, Dr Darnawati S.Pd, M.Si, Wakil Rektor (WR) I, Gazali Amin S.E, M.M, WR III Kurniawan S.E, M.Si, para dekan, wakil dekan, ketua prodi, kepala biro, lembaga, pegawai dan mahasiswa Unisan Sidrap. Serta pembawa hikmah maulid, Ustadz Nidaul Islam, M,Th.I.

Sebelum memulai acara, diawali dengan menghias pohon telur dengan aneka kreasi oleh mahasiswa setiap kelasnya. Dilanjutkan rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad yang ditandai dengan pembacaan barsanji oleh mahasiswa Unisan Sidrap, Refly dan Nur Aeni serta lantunan shalawat yang kian menambah khidmatnya suasana.

Rektor Unisan Sidrap dalam sambutannya mengajak civitas akademika Unisan Sidrap untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam membentuk kesadaran spiritual, intelektual dan sosial.

"Sebagaimana tema yang diangkat adalah refleksi Akhlak Nabi Muhammad Saw sebagai momentum gerak membentuk kesadaran spiritual, intelektual dan sosial. Mari kita jadikan maulid sebagai bentuk kecintaan kita kepada Nabi Muhammad Saw dan mampu meneladani akhlak Nabi dalam kehidupan sehari-hari. Terutama, dalam hal belajar mengajar di kampus."tuturnya

Pembawaan Hikmah Maulid Nabi Muhammad Saw, Ustadz Nidaul Islam, M,Th.I menceritakan kisah Nabi Muhammad Saw dan mengajak kita untuk mengambil hikmah dan pelajaran dari kisah Nabi serta dapat meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT.

" Kehidupan Nabi Muhammad Saw yang penuh rintangan dari mulai lahirnya Nabi Muhammad Saw dan jihad perjuangannya didalam menegakkan agama Islam perlu kita contoh. Jihad yang bisa kita lakukan sebagai mahasiswa adalah menuntut Ilmu".

Ketua Lembaga Nahdatul Ulama itu juga menambahkan dalam tausiyahnya
"baik dosen dan mahasiswa perlunya menerapkan sikap jujur dan menghargai sesama seperti budaya yang ada sampai sekarang yaitu mapatabe' dan itu merupakan akhlak yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw".

Dipenghujung acara, meski panitia sudah berusaha mengatur pembagian pohon telur dengan baik, namun rebutan telur tetap saja tak dapat dielakkan. Hal ini terlihat semua langsung merengsek ke pohon telur untuk rebutan hingga pohon telur yang sudah dihias ada yang "tumbang”.(Yun)