Iklan

Fery Sirajuddin
Minggu, 23 Oktober 2022, 08:45 WIB
Last Updated 2022-10-23T00:46:59Z
PENDIDIKAN

UPT SMPN 2 Pangsid Menerapkan Aflikasi Garuda 21 Dalam Pembelajara

Advertisement

 


LINTASNEWS.ONLINE,SIDRAP--UPT SMPN 2 Pangsid yang terletak di Jalan Wolter Monginsidi no 2 Kelurahan Rijang Pittu Kecatan Maritengngae Sidrap.


UPT SMPN 2 Pangsid tahun ini telah dinyatakan sebagai sekolah berbasis " Microsoft Shocase School " (MSS) oleh Microsoft bersam 64 sekolah lainnya seluruh Indonesia.


Dengan status ini SMPN 2 Pangsid sudah menerapkan pembelajaran dan ujian berbasis digital.


Saat penilaian tengah semister yang lalu semua semuah kegiatan berbasis digital.mulai dari bentuk ujiannya , absensi peserta ujian, daptar hadir pengawas, dan berita acara semuanya dilaksanakan secara digital jadi penilain tengah semister ganjil tidak menggunakan lagi kertas.


Selai itu proses pembelajaran sudah berbasis digital, adapun aplikasi yang digunakan adalah fitur Microsoft 365 juga menggunakan Learning Manajeme System (LMS) garuda 21.


Menurut Mansur salah seorang guru matematika mengungkapkan alasan menggunalan LMS garuda 21.


" Aplikasinya ringan, mudah diakses oleh siswa dan guru dan tak kalah pentingnya aplikasi ini bisa diguanakan secara online dan offline," ungkapnya


 artinya tidak ada kendala lagi karena tanpa jaringan internet maka apliaksi ini amsih bisa diakses oleh siswa dan guru. 


Lanjut Mansur apliaksi garuda 21 ini memungkinkan guru menyimpan materi belajarnya, menambhakn tugas dan menambahkan ujian.


Drs. H. Agussalim selaku Kepala sekolah menyampaikan bahwa aplikasi garuda 21 sangat membantu guru dan siswa dalam melaksanakan proses pembelajaran, karena siswa sudah bisa mempelajari materi belajarnya sebelum tiba di sekolah, karena guru sudah menyimpannya di aplikasi garuda 21 tersebut. 


Selain itu sekolah juga terbantu dengan adanya fitur Presensi, fitur ini guru dan siswa melakukan presensi hanya dengan menggunakan handphone guru sementara siswa menggunakan kartu siswa yang didalam kartu itu sudah disiapkan QR barcode sehingga siswa  cukup menggunakan kartun siswa untuk melakukan presensi.


" Semoga aplikasi Garuda 21 ini bisa diterapkan untuk seluruh sekolah di kabupaten Sidenreng Rappang karena aplikasi ini sangat bagus dan membantu sekolah dalam hal pembelajaran berbasis digital," Harap Drs Agussalim. ( Fers-LN)