Iklan

Redaksi
Rabu, 02 November 2022, 09:02 WIB
Last Updated 2022-11-02T01:02:25Z
NASIONALREGIONAL

Bareskrim Mabes Polri : Hati-hati Jika Dapat Pesan Whatsapp Ini

Advertisement

LINTASNEWS.ONLINE, JAKARTA -- Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Mabes Polri mengingatkan ada modus baru pembajakan akun WhatsApp. Caranya dengan mengirimkan pesan mengaku dari pihak platform pesan instan itu.

"Para penipu tak pernah kehabisan cara menjerat korbannya, termasuk melalui pesan penipuan yang dikirim dengan SMS. Salah satu bentuk penipuan SMS yaitu mengatasnamakan aplikasi pesan populer, WhatsApp," jelas Siber Polri, beberapa waktu lalu.

Dilansir dari media cnbcindonesia.com, Rabu (3/11/2022) Bareskrim menyebutkan pesan itu berisi pengguna memenangkan sesuatu. Mereka juga berhak mendapatkan hadiah sebanyak ratusan juta rupiah.

Pesan SMS itu juga mengungkapkan cara mendapatkan hadiah tersebut. Yakni pengguna WhatsApp diminta untuk menekan link yang ada di dalam pesan.

Pihak kepolisian memperkirakan link dalam pesan itu adalah jebakan phishing, yang merupakan metode untuk menipu bertujuan mencuri akun korbannya.

Polri mengingatkan bagi pengguna yang menerima pesan untuk tidak menekan link tersebut. Selain itu juga menegaskan pesan yang diterima bukanlah berasal dari WhatsApp.

"Sebagai tindakan pencegahan, jika kamu menerima pesan tersebut maka sebaiknya jangan meng-klik tautan yang dicantumkan. Mengingat pesan itu tidak dikirimkan langsung oleh pihak WhatsApp, ada kemungkinan tautan akan menjebak konsumen seperti kasus phising yang banyak terjadi," jelas pihak Polri.


Tips anti pembajakan WA

1. Tim siber polri juga memberikan beberapa tips untuk mencegah menjadi korban pembajakan akun WhatsApp:

2. Keluar dari semua perangkat yang tidak kamu kenal dalam daftar WhatsApp Web. Ini akan menghentikan peretasan untuk membaca obrolan.

3. Jangan tinggalkan ponsel kamu tanpa pengawasan. Kunci semua aplikasi untuk mencegah orang tak dikenal mengakses aplikasi kamu.

4. Jangan sambungkan ponsel kamu ke koneksi WiFi yang tidak dikenal.

5. Jika WhatsApp kamu diretas, nonaktifkan akun kamu dengan mengirim email ke support@whatsapp.com. Akun kamu akan otomatis terhapus jika tidak diakses selama 30 hari.

6. Aktifkan verifikasi 2 langkah di bawah pengaturan akun WhatsApp. Ini akan menambahkan lapisan keamanan ekstra pada aplikasi.