Iklan

 


Redaksi
Senin, 05 Desember 2022, 21:31 WIB
Last Updated 2022-12-05T13:31:36Z
PENDIDIKANREGIONAL

SD dan SMP di Sidrap Gunakan Teknologi Penilaian Akhir Semester


LINTASNEWS.ONLINE, SIDRAP -- Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Sidrap melaksanakan Penilaian Akhir Semester (PAS) ganjil 2022/2023, Senin, 5 Desember 2022.

PAS dilaksanakan untuk mengukur kemampuan siswa dalam menyerap pembelajaran selama enam bulan serta mengevaluasi proses pembelajaran selama masa tatap muka terbatas ini.

Peserta didik di SD dan SMP di 11 Kecamatan, Kabupaten Sidrap sudah melaksanakan penilaian akhir semester dengan menggunakan teknologi.

Kegiatan penilaian akhir tersebut akan dilaksanakan mulai tanggal 5 hingga ... Desember 2022.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sidrap, Faizal Sehuddin mengatakan, penilaian akhir untuk peserta didik SD dan SMP menggunakan metode paperless (teknologi/android) dan kertas.

“Penilaian akhir semester ganjil untuk tingkat SD dan SMP dilaksanakan selama satu minggu ini," ujarnya.

Menurutnya, ada beberapa SD yang sudah melakukan dengan metode paperless, yakni kelas 4,5, dan 6 SDN 9 Bila, SDN 2 Teteaji, dan SDN 2 Batu serta beberapa lainnya. Namun ada juga yang masih berbasis kertas.

"Kalau SMP semua gunakan teknologi,” katanya.

Hingga saat ini kata Faisal Sehuddin, Disdikbud Sidrap terus mendorong seluruh satuan pendidikan baik itu tingkat sekolah dasar ataupun menengah pertama untuk dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam sistem pembelajarannya.

“Hasil penilaian akhir semester bukan saja berupa nilai atau angka-angka yang akan mereka lihat di rapor, namun lebih kepada pembentukan karakter. Karakter-karakter unggul ini akan menjadi bekal utama mereka dalam menghadapi tantangan hidup siswa,” jelasnya.

Faizal Sehuddin berharap agar penilaian akhir semester ganjil tahun ajaran 2022/2023 ini berjalan dengan baik berkat kerja sama antara pihak sekolah dengan orang tua serta pihak lainnya, guna mewujudkan sumber daya manusia berkualitas.

“Kita juga mengharapkan agar kualitas kompetensi yang baik dan karakter pribadi yang unggul dapat menjadi jembatan untuk meraih cita-cita dan kesuksesan hidup,” pungkasnya. (*)