Iklan

 


Redaksi
Rabu, 14 Desember 2022, 03:42 WIB
Last Updated 2022-12-13T19:42:30Z
#PIALA DUNIAOLAHRAGAREGIONAL

Semi Final Piala Dunia 2022, Hugo Lloris Akan Pimpin Prancis Hadapi Maroko


LINTASNEWS.ONLINE, DOHA - Prancis sadar betul dengan potensi ancaman Maroko. Kapten Prancis Hugo Lloris memastikan timnya akan tampil habis-habisan supaya tidak punya penyesalan.

Lloris akan memimpin Prancis saat menghadapi Maroko di semifinal Piala Dunia 2022. Pertarungan Prancis vs Maroko dijadwalkan digelar di Stadion Al Bayt, Kamis (15/12) pukul 02.00 WIB.

Laga tersebut akan menjadi pertemuan kompetitif pertama di antara kedua tim. Sedangkan pada duel terakhir kedua negara yang terjadi di laga uji coba pada 2007, Prancis dan Maroko sama kuat dengan skor 2-2.

Prancis sudah tentu difavoritkan menang. Lloris dkk berstatus sebagai juara bertahan dan sukses memenangi empat dari lima pertandingan terakhirnya.

Namun, keliru jika memandang Maroko sebelah mata. Achraf Hakimi dkk menjadi tim kejutan di Piala Dunia 2022 setelah sukses menjadi juara grup berisikan tim-tim macam Kroasia dan Belgia, lalu menyisihkan tim-tim yang lebih favorit seperti Spanyol (16 besar) dan Portugal (perempatfinal).

"Maroko sudah mengalahkan Belgia, Spanyol, dan Portugal dan finis teratas di sebuah grup yang sangat sulit. Itu berarti mereka adalah tim berkualitas dan akan menjadi lawan yang berat," ungkap kiper Prancis itu dikutip BBC Sport.

"Kami harus memperlihatkan bahwa kami siap untuk meningkatkan level dan bereaksi, kami akan butuh berada dalam performa terbaik kami. Ini adalah kesempatan unik untuk kedua tim untuk lolos ke final."

"Pastinya sudah menjadi kesuksesan bagi Maroko dengan hasil sekarang ini, tapi percayalah mereka tidak ingin berhenti di sini. Mereka akan ingin menjadi lebih dari pahlawan untuk negara mereka."

"Kami bersiap untuk merespons tuntutan dari sebuah pertandingan semifinal Piala Dunia, tidak masalah siapapun lawannya. Kami berusaha untuk mengeluarkan seluruh kekuatan kami di pertandingan ini untuk memastikan kami tidak punya penyesalan," cetusnya (*)